Keutamaan sholawat Nabi adalah topik penting yang membawa berkah luar biasa bagi umat Islam. Sholawat sendiri merupakan pujian dan penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW. Lebih dari sekadar ibadah, sholawat menjadi cara untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW. Faktanya, perintah untuk bersholawat datang langsung dari Allah SWT. Dalam Al-Qur’an surat Al-Ahzab ayat 56, Allah dan para malaikat-Nya bersholawat untuk Nabi. Ini menunjukkan betapa agungnya amalan ini.
Mengapa Kita Dianjurkan Bersholawat Setiap Hari?
Banyak orang mengira sholawat hanya dilakukan saat Maulid Nabi, padahal dalam ajaran Islam, sahabat Rasulullah justru menganjurkan kita untuk bersholawat setiap hari. Alasannya karena di dalamnya terkandung nilai dan pahala yang sangat besar. Rasulullah SAW bersabda,
“Barangsiapa bershalawat kepadaku sekali, maka Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali.” (HR. Muslim).
Lalu, apa saja manfaat dan keutamaan yang bisa kita raih dari amalan ini? Mari kita telusuri lebih dalam.
Beragam Keutamaan dan Manfaat Sholawat Nabi
Bersholawat bukanlah sekadar ritual keagamaan. Ini adalah cara ampuh untuk menjalin hubungan yang lebih dekat dengan Allah SWT dan Rasulullah SAW. Oleh karena itu, mereka yang rajin bersholawat akan merasakan beragam keutamaan dan manfaat luar biasa.
1. Dosa Dihapus dan Derajat Diangkat
Setiap orang yang bersholawat akan mendapat pengampunan dosa. Bukti dari hal ini adalah sebuah hadis yang menjelaskan, “Barangsiapa membaca sholawat untukku satu kali, Allah akan memberinya sepuluh kebaikan, menghapuskan sepuluh keburukan, dan memberikannya tempat yang tinggi di surga.” Jelas sekali bahwa amalan ini adalah jalan untuk membersihkan diri.
2. Dekat dengan Rasulullah di Hari Kiamat
Amalan sholawat yang rutin juga mendekatkan kita dengan Rasulullah SAW di Hari Kiamat. Seperti yang diriwayatkan At-Tirmidzi, “Manusia yang paling berhak terhadapku pada hari kiamat adalah yang paling banyak bersholawat terhadapku.”
3. Mendapatkan Syafaat dari Rasulullah
Keutamaan lain dari sholawat Nabi adalah kesempatan mendapatkan syafaat dari Rasulullah SAW, yaitu pertolongan yang beliau berikan kepada umatnya. Dalam hadisnya, beliau bersabda, “Barang siapa memohon untukku wasilah, maka ia akan meraih syafaat.” (HR Muslim).
4. Mendekatkan Diri kepada Allah SWT
Bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW juga menjadi cara efektif untuk mendekatkan diri kepada Allah. Ketika kita bersholawat, kita secara langsung mengingat keagungan Allah SWT yang telah mengutus Rasul-Nya.
Kumpulan Bacaan Sholawat Nabi

Ada banyak bacaan sholawat yang bisa Anda amalkan setiap hari, terutama setelah sholat wajib. Beberapa di antaranya adalah:
1. Sholawat Nabi (Pendek)
صلى الله عليه و سلم
Latin : Shallallahu ‘alaihi wa sallim
Artinya: “Semoga sholawat dan salam dari Allah atasnya (Rasulullah)”
2. Sholawat Nabi ( yang lebih panjang)
اَللّـٰـهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَـيَّدِنَا مُحَمَّدٍ
Latin: Allahumma sholli ala sayyidina Muhammad.
Artinya: “Ya Allah, berikanlah shalawat kepada pemimpin kami Nabi Muhammad.”
3. Sholawat Ta’dzhimul Qiyam
اللهم صَلِّ عَلى مُحَمَّدٍ وَّعَلى الِه وَسَلِّم
Latin : Allahumma shalli ‘ala Muhammadin wa ‘ala alihi wa sallim
Artinya: “Ya Allah limpahkanlah kesejahteraan dan keselamatan atas Nabi Muhammad dan keluarganya.”
4. Sholawat Adrikni
لصَلاَةُ وَالسلامُ علَيْكَ يَاسَيِّدِيْ يَارَسْوْلَ اللهِ قَدْ ضَاقَتْ حِيلَتِى أَدْرِكْنِى
Latin : Ash-shalatu wassalamu’alaika ya Sayyidi ya Rasulullah qod dhoqot hilatî adrikni
Artinya: “Rahmat dan keselamatan semoga tetap atas engkau wahai penghulu kami, ya Rasulullah, habis daya upayaku, semoga engkau berkenan menolongku.”
5. Sholawat Nariyah
اللَّهُمَّ صَلِّ صَلاَةً كَامِلَةً وَسَلِّمْ سَلاَمًا تَامًّا عَلىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الَّذِيْ تُنْحَلُ بِهَ الْعُقَدُ وَتَنْفَرِجُ بِهِ الْكُرَبُ وَتُقْضَى بِهِ الْحَوَائِجُ
وَتُنَالُ بِهِ الرَّغَائِبُ وَحُسْنُ الْخَوَاتِيْمِ وَيُسْتَسْقَى الْغَمَامُ بِوَجْهِهِ الْكَرِيْمِ وَعَلىَ آلِهِ وَصَحْبِهِ عَدَدَ كُلِّ مَعْلُوْمٍ لَكَ
Latin : Alloohumma sholi sholaatan kaamilatan wasallim salaaman taamman ‘alaa sayyidina muhammadinil ladzii tanhallu bihil ‘uqodu wa tanfariju bihil kurobu wa tuqdhoo bihil hawaa-iju, Wa tunaalu bihir-roghoo-ibu wa husnul khowatimi wayustasqol ghomaamu bi wajhihil kariimi wa ‘alaa aalihii wa shohbihi fii kulli lamhatin wa nafasin bi ‘adadi kulli ma’luumin laka
Artinya: “Wahai Allah, limpahkanlah rahmat dan salam yang sempurna kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW. Semoga terurai dengan berkahnya segala macam buhulan dilepaskan dari segala kesusahan, tunaikan segala macam hajat, dan tercapai segala macam keinginan dan husnul khotimah. Dicurahkan air hujan (rahmat) dengan berkah pribadinya yang mulia. Semoga rahmat dan salam yang sempurna itu juga tetap tercurah kepada para keluarga dan sahabat beliau, setiap kedipan mata dan hembusan nafas, sebanyak bilangan yang diketahui oleh Engkau.”
6. Sholawat Tibbil Qulub
صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ طِبِّ الْقُلُوْبِ وَدَوَائِهَا وَعَافِيَةِ الأَبْدَانِ وَشِفَائِهَا وَنُوْرِ الأَبْصَارِ وَضِيَائِهَا وَعَلٰى آَلِهِ وَصَحْبِهِ وَبَارِكْ وَسَلِّمْ
Latin : Allâhumma shalli ‘alâ Sayyidinâ Muhammadin thibbil qulûbi wa dawâ-ihâ wa ‘âfiyatil abdâni wa syifâ-ihâ wa nûril abshâri wa dliyâ-ihaa wa ‘alâ âlihî wa shahbihî wa sallim.
Artinya: “Ya Allah, berikanlah rahmat kepada baginda kami, Nabi Muhammad, sang penyembuh hati dan obatnya, memberikan kesehatan badan dan mengobatinya, menjadi cahaya mata hati dan sinarnya, juga kepada keluarga dan sahabat beliau, dan semoga Engkau memberikan keselamatan.”
7. Sholawat Munjiyah
اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلاَةً تُنْجِيْنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ الْأَهْوَالِ وَالْاٰفَاتِ وَتَقْضِيْ لَنَا بِهَا جَمِيعَ الْحَاجَاتِ وَتُطَهِّرُنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ السَيِّئَاتِ وَتَرْفَعُنَا بِهَا عِنْدَكَ أَعْلَى الدَّرَجَاتِ وَتُبَلِّغُنَا بِهَـــا أَقْصَى الْغَايَاتِ مِنْ جَمِيْعِ الْخَيْرَاتِ فِى الْحَيَاةِ وَبَعْدَ الْمَمَـــاتِ
Latin : Allâhumma shalli ‘alâ Sayyidinâ Muhammadin wa ‘alâ âli Sayyidinâ Muhammadin shalâtan tunjînâ bihâ min jamî’il ahwâli wal âfât wa taqdhî lanâ bihâ jamî’al hâjat wa tuthahhirunâ bihâ min jamî’is sayyiât wa tarfa’unâ bihâ ‘indaka a’lad darajât wa tuballighunâ bihâ aqshal ghâyat min jamî’il khairâti fil hayâti wa ba’dal mamât.
Artinya: “Ya Allah limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami Nabi Muhammad, yang dengan selawat itu, Engkau akan menyelamatkan kami dari semua keadaan yang menakutkan dan dari semua cobaan; dengan selawat itu, Engkau akan mengabulkan hajat kami; dengan selawat itu, Engkau akan menyucikan kami dari segala keburukan; dengan selawat itu, Engkau akan mengangkat kami ke derajat paling tinggi; dengan selawat itu pula, Engkau akan menyampaikan kami kepada tujuan yang paling sempurna dalam semua kebaikan, ketika hidup dan setelah mati.”
Selain rajin bersholawat, kita juga dianjurkan meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, misalnya dengan bersedekah. Untuk itu, yuk rajin bersedekah salah satunya bersedekah untuk anak yatim di Yayasan Panji Masyarakat Madani (Panti Asuhan Yapamama).
Tunaikan Donasi Anda Melalui Rekening Kami
Mari dukung berbagai program kebaikan yang menebarkan manfaat bagi umat. Salurkan donasi terbaik Anda melalui rekening berikut:
💳 Rekening Donasi:
- Bank BRI: 0033 0101 9099 530
- Bank Syariah Indonesia: 7299999976
- Bank Jatim: 006 7200 799
a.n Yayasan Panji Masyarakat Madani
🌐 Klik link berikut untuk donasi online:
🔗 https://pantiasuhanyapamama.org/program-donasi/
Baca Juga Artikel Lain : Ciptakan Rasa Aman untuk Kesehatan Mental






